Pengadaan Baju Kafilah MTQ Muaro Jambi Rp 300 Juta Disorot, Dugaan Pengondisian Muncul
BOSNEWS.ID, MUARO JAMBI - Pengadaan pakaian kafilah Kabupaten Muaro Jambi untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 tingkat Provinsi Jambi 2026 menjadi sorotan.
Dengan anggaran sekitar Rp 300 juta, proses pengadaan disebut belum tuntas di Unit Layanan Pengadaan (ULP), sementara pelaksanaan MTQ dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.
Persoalan ini tak hanya berkaitan dengan waktu penyelesaian pakaian. Muncul pula dugaan pengondisian dalam proses pengadaan yang perlu diklarifikasi melalui penelusuran mekanisme pemilihan penyedia dan pelaksanaan pekerjaan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengadaan pakaian tersebut diduga melibatkan pihak Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Muaro Jambi. Seorang berinisial Z juga disebut-sebut terlibat langsung dalam pelaksanaannya.
Kepala Bagian Kesra Setda Muaro Jambi, Hidayat, mengatakan pengadaan harus berjalan sesuai prosedur. Ia menjelaskan, anggaran awal belum mencukupi kebutuhan sehingga proses dilanjutkan setelah adanya tambahan anggaran.
“Kalau instruksi saya, kita proses sesuai prosedur yang ada,” kata Hidayat.
Dugaan pengondisian juga mencuat setelah beredar informasi bahwa pekerjaan penjahitan pakaian telah dimulai ketika tahapan administrasi pengadaan belum sepenuhnya rampung.
Hidayat mengaku belum memastikan informasi tersebut. Menurut dia, stafnya melaporkan bahwa produksi pakaian belum dimulai.
“Saya akan cek dulu. Kalau memang sudah berjalan sebelum prosesnya selesai, tentu akan kita tegur,” ujarnya. (asz)

0 Komentar