"Dalam pertemuan tersebut, ada tiga poin utama yang dibahas untuk mengoptimalkan kerja sama antar pemkab bersama unja. Diantaranya, tindak lanjut kerja sama akademis hukum, dukungan seminar nasional dan internasional serta promosi pariwisata candi muaro jambi,"Kata Sekda
Sekda Budhi Hartono berharap sinergi yang terjalin antara Pemkab Muaro Jambi dan Universitas Jambi, khususnya Fakultas Hukum, dapat terus berjalan beriringan demi memberikan dampak positif dan kemajuan bagi masyarakat Muaro Jambi.
"Pemerintah berharap sinergi ini terus terjalin, sehingga memberikan dampak positif dan kemajuan bagi Kabupaten Muaro Jambi,"Tutup sekda
Sebagai langkah konkret untuk menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama yang didasari oleh Memorandum of Understanding yang telah ditandatangani sebelumnya.
Selain program akademis dan magang mahasiswa, pertemuan tersebut juga membahas agenda besar yang akan segera dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Unja dalam waktu dekat, yaitu penyelenggaraan Seminar Nasional dan Seminar Internasional.
Dekan Fakultas Hukum Unja Hartati menyampaikan, Selain program akademis dan magang mahasiswa, pertemuan tersebut juga membahas agenda besar yang akan segera dilaksanakan oleh FH UNJA dalam waktu dekat, yaitu penyelenggaraan Seminar Nasional dan Seminar Internasional. Seminar Nasional yang mengangkat topik Hukum Adat dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober, sementara Seminar Internasional akan diselenggarakan pada 22 Oktober.
"Kami berharap dukungan dan partisipasi dari Pemkab Muaro Jambi agar rangkaian kegiatan seminar nasional maupun internasional ini dapat terlaksana dengan baik. Alhamdulillah, pihak Pemda memberikan respons positif dan dukungan yang sangat luar biasa,"Ungkapnya
Lebih lanjut, kerja sama ini juga menyasar pada penguatan regulasi di daerah, khususnya terkait rintisan pembentukan Peraturan Daerah tentang Tindak Pidana Adat. Langkah ini dinilai sangat penting untuk menyesuaikan dinamika hukum daerah dengan berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru.
Pemkab Muaro Jambi dipilih sebagai mitra strategis mengingat daerah ini memiliki nilai historis dan kebudayaan yang kuat, salah satunya dengan keberadaan kawasan cagar budaya Kompleks Candi Muaro Jambi yang telah diakui UNESCO. Keberadaan situs ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi para narasumber maupun peserta dari luar daerah dan mancanegara, yang nantinya juga akan diajak dalam kegiatan studi lapangan. (Asz)

0 Komentar