Dampaknya mulai terasa hingga ke dalam negeri. Meski belum signifikan, Pemerintah Daerah bersiaga menghadapi kemungkinan terburuk dari krisis yang berakar ribuan kilometer dari Indonesia itu.
Di Kabupaten Muaro Jambi, Wakil Bupati Junaidi H Mahir memastikan kondisi masih terkendali. Ia menegaskan, pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya belum mengalami gangguan Berarti
“Sampai hari ini, distribusi dan ketersediaan BBM di Muaro Jambi masih aman. Belum ada kenaikan signifikan ataupun kelangkaan yang mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.
Junaidi H Mahir mengingatkan bahwa situasi global yang tidak menentu menuntut kewaspadaan. Pemerintah Daerah, kata dia, tidak ingin masyarakat justru memperkeruh keadaan dengan reaksi berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying. Pembelian berlebihan justru bisa memicu kelangkaan di lapangan, padahal stok kita cukup,” sampainya.
Junaidi H Mahir juga menekankan pentingnya penggunaan BBM secara bijak serta kehati-hatian dalam menerima informasi. Menurut dia, arus kabar yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.
“Percayakan informasi pada pemerintah dan sumber resmi. Jangan mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya,” tutupnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait.
Pengawasan distribusi hingga pemantauan stok dilakukan secara berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (asz)

0 Komentar