183 Kepala Sekolah Resmi Dilantik, Pemkab Muaro Jambi Tancap Gas Benahi Dunia Pendidikan
BOSNEWS.ID, MUARO JAMBI- Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menunjukkan keseriusannya dalam membenahi sektor pendidikan. Setelah melakukan pelantikan pejabat eselon III, IV dan pejabat fungsional, kini sebanyak 183 kepala sekolah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan untuk mengisi posisi strategis di berbagai satuan pendidikan.
Pelantikan yang berlangsung khidmat di Ruang Nang Inang, Kantor Bupati Muaro Jambi itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi Mahir atau Jun Mahir. Momentum ini menjadi sinyal kuat dimulainya percepatan peningkatan mutu pendidikan di Bumi Sailun Salimbai.
Ratusan kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 99 Kepala SD, 53 Kepala SMP dan 31 Kepala TK yang akan bertugas di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Di hadapan para kepala sekolah yang baru dilantik, Jun Mahir menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi formalitas, melainkan amanah besar yang menentukan arah dan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.
“Jabatan ini bukan fasilitas, tapi tanggung jawab besar. Kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan, menjaga integritas, dan meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Ia meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik agar langsung bergerak cepat melakukan adaptasi dan pembenahan di lingkungan kerja masing-masing.
Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran sentral sebagai motor penggerak dalam menciptakan budaya belajar yang disiplin, inovatif, dan ramah anak.
Tak hanya itu, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi antara pihak sekolah, komite, dan orang tua murid agar tercipta lingkungan pendidikan yang sehat dan kondusif.
Dalam arahannya, Jun Mahir turut memberi peringatan keras terkait pengelolaan dana BOS dan administrasi sekolah. Ia menegaskan tidak boleh lagi ada praktik yang mencoreng dunia pendidikan.
“Tunjukkan integritas, buat inovasi, dan langsung bekerja. Jangan ada lagi laporan miring soal dana BOS maupun administrasi sekolah,” tandasnya. (asz)

0 Komentar