Perkuat Tata Kelola Keuangan, Bupati Muaro Jambi Konsultasi Strategis ke Kemendagri
BOSNEWS.ID, MUARO JAMBI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan terus diperkuat.
Sebagai langkah konkret, Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno (BBS), melakukan audiensi dan konsultasi langsung dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa (3/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Gedung H lantai 8 Kantor Kemendagri, Jakarta, tersebut diterima langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si, dalam suasana hangat dan penuh semangat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Audiensi ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Muaro Jambi dalam memastikan pelaksanaan kebijakan Dana Transfer Daerah Tahun Anggaran 2026 berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Berbagai isu strategis dibahas secara komprehensif, mulai dari perencanaan, pengalokasian, mekanisme penyaluran, hingga pemanfaatan dana transfer. Di antaranya mencakup Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), serta sumber pendanaan transfer lainnya yang menjadi tulang punggung APBD Kabupaten Muaro Jambi.
Bupati BBS menegaskan, koordinasi ini sangat penting guna memastikan setiap kebijakan fiskal daerah tetap selaras dengan regulasi nasional sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, penguatan tata kelola keuangan merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pembangunan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah hari ini kami dapat melakukan audiensi dan konsultasi langsung dengan Pak Dirjen Bina Keuangan Daerah. Kami berterima kasih atas sambutan yang sangat baik. Semoga pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola anggaran daerah secara lebih efektif dan berorientasi pada kemajuan Kabupaten Muaro Jambi,” ujar BBS.
Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah pusat menjadi kunci penting dalam mengoptimalkan potensi fiskal daerah, sehingga program prioritas seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan maksimal.
Melalui konsultasi ini, Pemkab Muaro Jambi berharap pengelolaan keuangan daerah ke depan semakin profesional, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Langkah proaktif yang dilakukan Bupati BBS tersebut menegaskan keseriusan Pemkab Muaro Jambi dalam menghadirkan pemerintahan yang responsif, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Dengan perencanaan fiskal yang semakin matang dan sinergi kuat bersama pemerintah pusat, Kabupaten Muaro Jambi optimistis mampu mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan berdaya saing di tahun-tahun mendatang. (Asz)

0 Komentar