BOSNEWS.ID, MUARO JAMBI - Isu dugaan peretasan yang menyerang sistem Bank Jambi sempat memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi tidak tinggal diam. Dengan langkah cepat dan terukur, Pemkab memastikan bahwa seluruh dana kas daerah tetap dalam kondisi aman.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Sekretaris BPKAD Muaro Jambi, Abdul Hamid, usai pihaknya melakukan koordinasi intensif dengan manajemen Bank Jambi.
Sekretaris BPKAD Muaro Jambi, Abdul Hamid, menegaskan bahwa hasil komunikasi dengan pihak bank menunjukkan kondisi kas daerah tetap aman.
“Kami sudah melakukan koordinasi langsung dengan pihak Bank Jambi. Dari penjelasan yang kami terima, tidak ada kebocoran dana maupun gangguan terhadap integritas kas daerah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sistem rekening yang digunakan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan tersebut.
“Perlu kami sampaikan bahwa rekening kas daerah Pemkab Muaro Jambi berbentuk giro, bukan tabungan. Sementara gangguan yang terjadi hanya berdampak pada layanan tabungan. Artinya, dana kas daerah tetap dalam kondisi aman,” jelas Hamid.
Meski demikian, Pemkab tidak menutup mata terhadap dampak teknis yang masih terjadi. Saat ini, proses pencairan dana melalui mekanisme SP2D masih tertunda karena sistem perbankan yang belum sepenuhnya pulih.
“Kendala teknis memang masih ada, khususnya pada proses SP2D. Namun kami optimistis dalam waktu dekat sistem akan kembali normal dan aktivitas keuangan daerah bisa berjalan lancar kembali,” tambahnya. (Asz)

0 Komentar