Bupati Muaro Jambi Resmi Buka Tradisi Bekarang di Danau Gatal
BOSNEWS.ID, MUARO JAMBI - Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, secara resmi membuka kegiatan tradisi Bekarang di Danau Gatal, Lubuk Larangan Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota, Minggu (15/2).
Kegiatan Bekarang sendiri dilaksanakan saat musim kemarau, ketika debit air danau menyusut. Masyarakat secara bersama-sama turun ke danau menggunakan alat tangkap tradisional yang telah ditentukan sesuai aturan adat. Sistem Lubuk Larangan mengatur waktu dan tata cara penangkapan ikan, sehingga tidak terjadi eksploitasi berlebihan.
Dalam sambutannya, Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi turun-temurun yang menjadi identitas daerah.
Menurutnya, Bekarang bukan hanya kegiatan menangkap ikan secara massal menggunakan alat tradisional, tetapi juga bentuk kebersamaan dan rasa syukur atas karunia sumber daya alam.
“Tradisi ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga bersama. Melalui sistem Lubuk Larangan, masyarakat diajarkan untuk mengelola sumber daya perairan secara bijaksana dan berkelanjutan,” kata pria yang akrab disapa BBS itu.
BBS menyampaikan,Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mendukung penuh pelestarian kearifan lokal yang selaras dengan upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan darat.
"Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelestarian budaya sekaligus konservasi lingkungan," sampainya.
Sementara itu, Kepala Desa Pematang Jering dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bupati Muaro Jambi beserta jajaran. Ia berharap perhatian pemerintah daerah terus berlanjut, khususnya dalam pengembangan Danau Gatal sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal.
“Kami berkomitmen menjaga aturan adat Lubuk Larangan agar tetap berjalan sebagaimana mestinya. Semoga dengan dukungan pemerintah, Danau Gatal dapat menjadi destinasi unggulan tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi,” tandasnya. (Asz)

0 Komentar