Bupati BBS Buka Seleksi Tenis Lapangan Pengadilan Agama Se Provinsi Jambi
BOSNEWS.ID, MUARO JAMBI – Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno membuka secara resmi seleksi tenis lapangan Pengadilan Agama se-Provinsi Jambi dalam rangka perebutan Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Beregu 2026.
Kegiatan ini digelar di Lapangan Pelti Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (30/1/26).
Dalam sambutannya, Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Muaro Jambi sebagai tuan rumah.
Ia menyebut kehadiran seluruh kontingen pengadilan agama dari kabupaten dan kota se-Jambi sebagai sebuah kehormatan bagi Daerahnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, saya mengucapkan selamat datang di Bumi Sailun Salimbai. Ini adalah kebanggaan bagi kami dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tingkat provinsi,” kata Pria yang akrab disapa BBS itu.
BBS mengatakan,seleksi tenis lapangan ini tidak sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan ruang strategis untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas aparatur pengadilan agama.
BBS menekankan pentingnya nilai sportivitas sebagai fondasi dalam membangun integritas lembaga.
“Olahraga mengajarkan disiplin, kerja sama tim, kejujuran, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat penegakan hukum dan pelayanan publik yang berintegritas,” sampainya.
BBS menilai kegiatan tersebut selaras dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pola hidup sehat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga yudikatif.
Ia berharap seleksi ini melahirkan atlet-atlet tenis lapangan terbaik yang mampu membawa nama Provinsi Jambi ke tingkat nasional.
“Kami berharap dari seleksi ini lahir atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Jambi, khususnya dalam ajang Piala Ketua Mahkamah Agung RI,” ujarnya.
Kepada para peserta, BBS berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi seluruh aturan pertandingan.
Menurut dia, menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam kompetisi, namun kebersamaan, persaudaraan, dan integritas harus tetap menjadi nilai utama.
“Kompetisi boleh sengit, tetapi persaudaraan dan integritas harus tetap kita jaga bersama,” kata BBS menutup sambutan. (Asz)

0 Komentar